Statistik

Senin, 02 Desember 2019

Surat

Hallo semuanya.. ketemu lagi dengan saya.
Disini saya akan sharing tentang macam-macam surat. Sebelum itu kalian pasti berfikir surat itu ada surat resmi dan tidak resmi. Untuk surat resmi biasanya dipakai untuk keperluan formal oleh pihak-pihak tertentu, baik perorangan, lembaga, organisasi, atau instansi tertentu untuk saling berkomunikasi satu sama lain secara formal. Untuk contohnya seperti : surat permohonan, surat keputusan, surat perintah, surat kuasa, surat panggilan/undangan, dan surat edaran. Untuk bahasa yang digunakan yaitu bahasa baku, isi surat harus efektif dan jelas, dan dibuat dengan cermat sesuai keperluannya.



Untuk surat tidak resmi sendiri seperti kita ingin membuat surat kepada sahabat, teman, maupun pacar. Bahasa yang digunakan pun lebih santai, yang penting kita ingin menyampaikan sesuatu kepada orang yang kita tuju.


Nahh sekarang saya ingin memberitahu kan tentang surat bisnis. Karena disini saya terdapat mata kuliah korespondensi bisnis. Jadi sedikit memberikan informasi apa sih surat bisnis itu, surat bisnis adalah surat yang digunakan orang atau organisasi untuk menyampaikan informasi tertulis dalam kaitannya dengan penyelenggaraan kegiatan bisnis. Untuk suart resmi terdapat beberapa style atau bentuk dalam penulisan surat tersebut, antara lain:
  • Full block style ( bentuk lurus penuh)
  • Block style ( bentuk lurus)
  • Semi block style (bentuk setengah lurus)

Berikut beberapa surat bisnis:
1. Surat perkenalan
Merupakan jenis surat bisnis yang dibuat oleh pelaku bisnis kepada relasi baru dengan berisi memperkenalkan usaha atau produk/jasa disertai dengan keterangan lengkap. Adapun ciri-ciri:
  • Menggunakan bahasa yang sopan, hormat, singkat dan jelas.
  • Memperkenalkan nama perusahaan, alamat perusahaan, bidang usaha, dan jenis barang yang diproduksi, serta manfaat barang tersebut.
  • Menjelaskan mulai beroperasinya perusahaan.
  • Menyakinkan bahwa barang/jasa tersebut berkualitas tinggi, banyak manfaat dan peminatnya.
  • Melampirkan fotokopi akte kelahiran, suart lain dari pemerintah daerah, dan suart ijin dari Menteri Perdagangan, serta sususan pengurus perusahaan.
  • Full block style


2. Surat permintaan penawaran
Dibuat oleh calon pembeli kepada penjual yang berisi permintaan informasi mengenai harga dan keadaan barang yang akan dibeli serta syarat pembayaran atau hal lain yang diperlukan. Ciri-cirinya yaitu:
  • Nama dan jenis barang yang diinginkan
  • Merk, kualitas, dan keterangan teknis barang
  • Keterangan harga atau daftar harga
  • Banyak barang yang tersedia
  • Potongan harga
  • Syarat pembayaran atau penyerahan barang
  • Dicantumkan kesungguhan membeli dan kekuatan membeli serta permintaan Sampek dari barang yang akan dipesan.
  • Block style


3. Surat penawaran
Surat yang dibuat untuk menunjukkan maksud suatu pihak  ingin menjalin kerja bisnis dengan pihak lain. Ciri-cirinya yaitu :
  • Nama atau jenis barang yang akan ditawarkan
  • Merk, kualitas, keterangan teknis barang
  • Menyebutkan harga satuan barang
  • Potongan harga yang akan diberikan
  • Syarat-syarat pembayaran
  • Cara pengepakan barang
  • Sifat penawaran
  • Jumlah barang yang tersedia
  • Semi block style


4. Surat pesanan
Surat yang dibuat oleh calon pembeli kepada penjual yang merupakan balasan dari suart penawaran yang telah dibuat oleh penjual. Ciri-cirinya yaitu :
  • Nama barang yang dipesan disertai dengan jumlah yang diperlukan
  • Cara pembayaran atau cara pengiriman yang akan dilakukan
  • Cara pengiriman barang yang akan dikehendaki oleh pembeli
  • Menyebutkan sumber informasinya apakah berdasarkan surat penawaran barang atau berdasarkan pembicaraan secara lisan
  • Menyebutkan harga satuan barang beserta kalkulasi harga yang harus dibayar
  • Full block style


5. Surat penerimaan pesanan yang isinya ada surat yang memenuhi pesanan dan surat penolakan pesanan.
  • Surat memenuhi pesanan (block style)
  • Surat penolakan pesanan (semi block style)

6. Surat konfirmasi pesanan
Surat yang berisi data tentang pesanan, yaitu terdiri atas nama barang, jumlah dan harga, syarat jual beli lainnya seperti tempat penyerahan, waktu penyerahan, cara pembayaran, dan lain-lain. Data tersebut diisi oleh penjual atas dasar pesanan yang diterimanya melalui telepon atau teleka dari pemesan. (Full block style)

Demikianlah beberapa contoh surat remi, tidak resmi, dan suart bisnis seperti yang ada pada mata kuliah saya.
Terimakasih 🌻

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UAS

Hallo semuanya!! Apa kabar nih? Pastinya baik kann.. hehe Disini aku ingin membagikan informasi tentang PT INDOFOOD CBP SUKSES MAKMUR Ka...